Fenomena
alam halo mata hari sering dikaitkan dengan adanya pertanda akan datangnya
sebuah bencana alam oleh sebagian orang yang mempercayainya. Ada yang
mengaitkan dengan bencana gempa besar, banjir, sunami dan ada juga orang yang
mengaitkan dengan hal-hal mistis. Namun secara ilmu pengetahuan itu salah jika
fenomena halo matahari merupakan sebuah pertanda akan datangnya sebuah bencana
alam. Karena halo matahari merupakan suatu fenomena alam biasa yang sering
terjadi.
Pengertian halo matahari ?
Halo
dalam Bahasa ἅλως; disebut juga nimbus, icebow,
atau Gloriole artinya fenomena
optis berupa cincin atau lingkaran cahaya
di sekitar matahari
atau cahaya lainnya. Jika terjadi halo matahari maka akan terlihat sebuah
cincin atau lingkaran pada area cahaya matahari. Dan lingkaran itu biasanya
berwarna seperti pelangi, tetapi ada juga yang hanya berwarna putih. Halo
muncul disebabkan oleh kristal es pada awan cirrus
yang dingin yang berada 5–10 km atau 3–6 mil di lapisan atas troposfer.
Fenomena ini bergantung pada bentuk dan arah kristal
es, cahaya matahari
direfleksikan dan dibiaskan oleh permukaan es yang berbentuk batang
atau prisma
sehingga sinar matahari menjadi terpecah kedalam beberapa warna karena efek dispersi
udara dan dipantulkan ke arah tertentu, sama seperti pada pelangi.
Halo tidak hanya terjadi pada area cahaya matahari, terkadang muncul juga pada
cahaya bulan, atau cahaya lampu yang terang. Jadi ini merupakan fenomena alam
yang melibatkan banyak material seperti cahaya, suhu, es dan lain-lain.
No comments:
Post a Comment